Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

berbagi ilmu yuuk..

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Hadits merupakan ilmu yang diwariskan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam kepada umatnya. Sebagaimana yang telah diketahui, Hadits adalah segala sesuatu yang bersumber dari Nabi, baik berupa perkataan, perbuatan, sifat ataupun ketetapan Nabi. Kesemuanya merupakan suri tauladan yang baik bagi umat muslim. Untuk mengaplikasikan ajaran Nabi tersebut, tentu ajaran tersebut harus sampai kepada kita terlebih dahulu. Hadits Nabi dapat sampai kepada kita melalui periwayatan. Orang-orang terdahulu menyampaikan Hadits melalui lisan, tulisan, hafalan atau media lain kepada generasi berikutnya. Generasi berikutnya menyampaikan apa yang diperolehnya dari generasi sebelumnya kepada generasi setelahnya, begitu seterusnya. Metode penyampaian dan penerimaan Hadits inilah yang kemudian kita kenal dengan istilah tahammul dan ada’ Hadits. Dari sini juga lahir sanad yang menjadi kunci orisinilitas ilmu-ilmu Islam. Untuk mendala...

Do'a Faza (Gadis Belia yang Mulia)

“Bukan, bukan itu sayang. Itu hanyalah sebuah cermin. Hanya bayanganmu saja yang ada di hadapanmu. Sayang, tolong dengarkan ayah.” Suara seperti itu hanya menjadi intermezzo saja di telinga Faza, gadis 9 tahun yang sehari-harinya hanya tinggal di dalam kamar. Tak heran, jika sekali keluar dia takjub dengan keadaan dunia yang elok dan memesona ini. “Ayah, kenapa dulu ayah tak pernah bilang bahwa dunia luar sangat indah? Faza ingin menikmatinya bersama ayah dan ibu. Tapi sayang, ibu sedang berada di surga ya Yah?” Perkataan gadis kecil itu membuat sontak ayahnya. Seolah merasa kasihan pada gadis kecilnya yang sedari lahir tak pernah merasakan sentuhan dan kasih sayang ibunya. Sejak lahir, ibunya telah meninggalkan dunia untuk selama-lamanya. Meninggalkan dirinya dan ayahnya. Faza tak pernah rewel, apalagi bandel seperti anak-anak seusianya. Hanya saja, dia merasakan kerinduan yang mendalam dengan sesosok ibu. Tak pernah sekalipun dia keluar rumah, tak juga merasakan belajar be...

Kereta di Awal Syawal

Gambar
Matahari kembali menampakkan sinarnya setelah beberapa hari tertutup mendung yang begitu menyedihkan. Tak hujan tak pula panas. Sungguh meresahkan. Namun pagi ini adalah pagi yang begitu indah, matahari mulai menampakkan diri meskipun tidak secerah musim kemarau kemarin. Aku suka hujan. Menurutku hujan adalah satu fenomena alam yang indah dan aku sangat merindukannya. Ya, aku merindukannya sama seperti aku merindukan dia berada di desaku saat itu. “Tak perlu khawatir dek, jika memang jodoh, siapapun itu tak akan bisa mengelaknya. Biarkan cinta ini mengalir sesuai dengan peredarannya, biarkan dia tumbuh seperti tumbuhan yang baru terkena siraman air hujan. Tak perlu khawatir, jika memang Tuhan mengijinkan kita bertemu lagi seperti dulu aku bertemu di desamu, itupun lewat forum yang sama sekali tak terduga. Namun, Tuhan memang punya banyak cara dalam menghadirkan cinta ke hati hamba-Nya. Sabarlah dulu dek, aku tahu banyak sekali cobaan dan tantangan yang saat ini kau hadapi. Bukan...

Antara puisi

Cinta,Sungguh Ia lahir bukan oleh paksaan… Sungguh, cinta sejati berjalan lambat dan pelan.. Ia berjalan dalam paduan panjang dan pancangan tiang … Cinta sejati lahir kerna mantapnya niat, teguhnya tujuan.. Cinta sejati tak kan sirna dan pudar ikatan.. Lihatlah! Bagaimana yang tumbuh cepat.. Ia segera tumbang dan sekarat.. Lihatlah! Aku ini tanah gersang.. Tak gampang bagi tanaman tumbuh berkembang.. Tapi sekali tanaman bertahan, ia tak gampang tumbang.. Atau di robohkan, kerna akarnya kuat mencengkeram…