RINDU DARI SEBERANG
Oleh: Siti Afiah Keindahan yang dihasilkan pelangi itu hanya sementara. Sama halnya seperti keindahan yang diciptakan hanya untuk bersandiwara. Bepura-pura tersenyum meski hati terasa sakit dan lara. Namaku faila. Lebih tepatnya Failasufa. Aku anak seorang doktor dengan jabatan tertinggi di salah satu universitas. Ayahku adalah orang yang sangat disegani siapa saja, apapun yang ia lakukan selalu saja membuat masyarakat tercengang dan mengaguminya. Ayahku selalu bersikap sopan kepada siapapun. Termasuk kepada seorang pengemis di jalanan. Aku pernah melihatnya waktu itu saat berangkat sekolah, berpapasan dengannya saat ayah mencoba memberi sepotong roti seorang pengemis berbaju lusuh itu. Ayahku adalah seorang yang mengagumkan. Aku pun bangga mempunyai ayah sebaik dan segagah dia. Siapapun orangnya pasti sangat mengharapkan ayah seperti dia. Namun, semenjak dua bulan terakhir ini aku sering menemui ayah bukan seperti ayah yang ku kenal. Sejak lahir hingga usiaku kini 18 tahun...