semoga bermanfaat
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Hadist telah disepakati oleh mayoritas kaum muslim dari berbagai madzhab sebagai sumber ajaran Islam setelah al-Qur’an. Dengan adanya hadist, ajaran Islam pun menjadi lebih jelas dan spesifik di tangan para umat. Oleh karena itu, hadist seringkali disebut sebagai penjelas daripada al-Qur’an. Sepanjang sejarahnya, hadist-hadist yang tercantum dalam kitab telah melalui penelitian. Oleh karenanya, para Ulama’ menyusun kitab guna memudahkan umat dalam memahami kandungan al-Qur’an. Dalam mata kuliah ini, penulis akan mencoba mempelajari pemikiran para ulama dalam suatu karyanya. Hal ini sangat membantu pengembangan intelektual pemikiran. Karena olah pikir kita tidak dapat berangkat dari kekosongan melainkan harus melihat pemikiran-pemikiran yang dihasilkan orang lain dengan harapan dapat memperoleh wawasan ilmu. Pada kesempatan kali ini...